Sabtu, 01 April 2017

SINOPSIS Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 18

NOW PLAYING : Let Me Love You - Junggigo, Chanyeol EXO

Aku mau bilang apa. Ini adalah episode yang aku tunggu-tunggu. Haha. Akhirnya dateng juga ;)


Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 18

Episode dimulai dengan melanjutkan episode lalu. Mata-mata Guru Song sadar, tapi dia tak bicara apapun. Guru Song menunda rencana Soo Hak, dan meminta untuk menunggu hingga kemarahan Raja reda.


Di luar, Soo Hak kesal karena Guru Song malah menunda rencana. Ibunya menenangkan Soo Hak. Soo Hak yakin kalau Gil Dong akan mati karena kekuatannya itu. Ibu Soo Hak tak mengerti. Soo Hak dengan mata berapi-api menjelaskan kalau dia berencana ingin membuat Gil Dong melukai Pangeran, dengan begitu Raja akan bertindak. Ibu Soo Hak terkejut melihat kemarahan di mata anaknya.



Kembali ke rumah Guru Song. Kalau tadi di depan semua orang dia terlihat tenang, sekarang dia malah terlihat sangat marah. Guru Song yakin bahwa ada seseorang di belakang Tim Pencuri yang ingin merenggangkan hubungan Raja dengannya.


Kita beralih ke Mori yang sedang berlatih bela diri di tengah hutan. Di sana Mori malah mengingat Ga Ryung yang mengayunkan batu kemarin. Mori tersenyum! Kya! Mori langsung tersadar dan mulai berlatih lagi. Tapi, dia malah membayangkan Ga Ryung yang sedang bertingkah aegyeo (imut). HAHA.

Mori geleng-geleng berusaha menyingkirkan Ga Ryung dari pikirannya. Dia menarik napas dalam-dalam dan memukul pohon. Krek! Batang pohonnya retak dan pohon pun tumbang. Eh?



Kilas balik. Mori kecil melakukan hal sama yang Gil Dong kecil lakukan. Dia dengan mudah membengkokkan pacul kecil milik ayahnya. Tragisnya, sang ayah malah ingin membunuh Mori karena ketakutan melihat kekuatan Mori.


Kembali ke hutan. Mori sangat terkejut. Dia bergumam kalau kekuatannya telah kembali. Wat....? Kamu another Mighty Child?

Setelah mendapat izin dari Eomjachi, akhirnya Soo Hak bertemu dengan Gil Dong lagi. Dia meminta maaf atas kejadian yang lalu. Gil Dong tak mempersalahkan hal itu. Soo Hak bertanya apa Gil Dong dari keluarga Hong? Gil Dong membenarkan. Soo Hak bertanya bukannya Gil Dong ngga punya marga dulu? Soo Hak sadar kalau keceplosan, dia langsung memperbaiki pertanyaannya. Sayangnya Gil Dong tak menyadari hal itu.

Soo Hak bercerita tentang keburukan Pangeran, yaitu masih suka bermain dengan pelayan-pelayannya. Soo Hak berbohong kalau dia merasa nama pelayannya itu aneh-aneh, salah satunya Uh Ri Ni. Gil Dong tersentak mendengar nama adiknya disebut. Soo Hak melihat perubahan ekspresi Gil Dong.



Soo Hak menceritakan rencananya pada Pangeran, tanpa menunggu keputusan Guru Song. Dia meminta agar Pangeran berpura-pura kalau Pangeran sedang menahan adik Gil Dong, Ri Ni. Lalu di saat Gil Dong menyerang nanti, Soo Hak akan hadir dan menulis laporan palsu kalau Gil Dong telah menyerang Pangeran karena takut rahasianya terbongkar (mencemarkan nama Pangeran). Pangeran terlihat ragu, tapi dia menyetujui rencana Soo Hak, dia bertekad untuk membawa Gil Dong ke hadapan Raja.



Pangeran masih memikirkan nama Uh Ri Ni, kemudian dia pun menyadari sesuatu. Dia mencari sesuatu di bukunya dan disitu tertulis nama Uh Ri Ni! Tiba-tiba Gil Dong masuk, Pangeran langsung menyembunyikan bukunya.


Segul langsung melaporkan hal itu pada Soobori dan Il Chung. Il Chung sadar kalau pihak Pangeran ingin menjebak Gil Dong dengan memberi kesaksian palsu nanti. Mereka bertiga bergegas menyusul Gil Dong.

Pangeran mulai memprovokasi Gil Dong. Dia bahkan berkata kalau Ri Ni telah mati karena terlalu lemah setelah menerima beberapa pukulan darinya. Gil Dong tak bisa menahan amarahnya, dia langsung menarik baju Pangeran dan melemparnya keluar hingga terpental.



Gil Dong menghajar Pangeran hingga babak belur. Baru saja petugas ingin menangkap Gil Dong, Tim Pencuri langsung menghadang dan melawan para petugas itu. Eobsan meninju Soo Hak yang ingin kabur hingga pingsan. Haha. 


Kembali ke Gil Dong. Pangeran tak kuat lagi, akhirnya dia mengaku kalau ini semua bohong dan dia tak pernah menyentuh Uh Ri Ni. Pangeran memberitahu kalau dia melihat nama Ri Ni di buku, Ri Ni ada di Hengrok. Tiba-tiba BUK! Mori terbang dan menendang Gil Dong.


Mereka pun bertarung. Gil Dong agak kaget karena Mori bisa mengimbanginya. Tapi, yang lebih mengejutkan adalah Mori mampu meninju Gil Dong hingga terpental dan pingsan. Setelah itu, Mori langsung membawa Pangeran.



Tim Pencuri juga mengangkat Gil Dong pergi. Tak lupa, Soobori membawa buku yang tergeletak di sana. Malam itu juga, Tim Pencuri langsung pindah dari tempat tinggal mereka.


Ga Ryung menyanyikan lagu tidur untuk Gil Dong. Wah, suaranya bagus juga, meskipun ngga sebagus Noksu.


Tak lama kemudian, Gil Dong terbangun. Dia memegang dadanya sambil berkata kalau Pangeran bilang Ri Ni masih hidup.

Kita beralih ke Istana, Wolhamae mengiringi 4 pelayan muda yang belajar menari. Si Gadis Cerewet kesulitan untuk mengikuti gerakan gadis lain, sedangkan Si Gadis Pendiam mendapat pujian karena menari dengan sangat bagus. Si Gadis Pendiam mengaku kalau namanya Ok Ran. Hm.


Di luar, keempat pelayan muda itu berjalan. Tak sengaja potongan kain milik Uh Ri Ni terjatuh. Tapi, Gadis Pendiam dan Gadis Cerewet mengambil kain itu bersamaan, lalu nereka tersenyum. Hm. Btw, SW-nim belum benar-benar nunjukkin gadis yang mana Uh Ri Ni sebenarnya.


Kembali ke Gil Dong, Tim Pencuri terkejut mendengar kenyataan itu. Lalu, Soobori memberi buku yang dia temukan sebelumnya. Il Chung mulai membacakan isi buku itu. Keluarga Hong meringis mendengar cerita kejam yang dilakukan oleh kelompok Sugwidan. Tapi kemudian, Il Chung berkata kalau nama Uh Ri Ni ada di daftar kelompok lain, yaitu Geoin (Geo = gerobak). Gil Dong terharu, ternyata Ri Ni benar-benar masih hidup.


Malamnya, Gil Dong berkata kalau dia ingin mencari Uh Ri Ni sampai ketemu, dan Gil Dong juga tak memaksa Tim Pencuri untuk ikut dengannya. Tim Pencuri protes, memang Gil Dong pikir Ri Ni hanya adik Gil Dong saja? Aww. Gil Dong tersenyum.

Gil Dong minta maaf pada Ga Ryung karena dia tidak bisa membawa Ga Ryung bersamanya. Ga Ryung mengerti, kemudian Ga Ryung membuat satu permohonan sebelum Gil Dong pergi, yaitu agar Gil Dong menikahinya. Jadi, setelah itu Ga Ryung akan menunggu Gil Dong sebagai seorang istri. Bahkan Ga Ryung rela menunggu Gil Dong sampai kapanpun.



Esoknya, mereka pun menikah seadanya yang dipimpin oleh Il Chung. Chae Soo-bin cantik bener yak!



Setelah semua ritual selesai, Keluarga Hong memberkati mereka berdua agar segera punya anak. Ga Ryung dengan santai berkata kalau dia mau punya 10 anak. Gil Dong kaget dan cegukan. Haha. Tim Pencuri langsung meledek Gil Dong.


Malamnya, Tim Pencuri berebut untuk mengintip Ga Ryung dan Gil Dong. Haha. Soobori langsung mengusir mereka, lalu menyuruh Gil Dong untuk menikmati waktunya.

Gil Dong malu-malu di hadapan Ga Ryung. Tapi, dia membenarikan diri untuk mendekati Ga Ryung. Gil Dong berkata kalau saja Ga Ryung tidak mengikutinya, pasti Ga Ryung akan menikah dengan pria yang lebih baik. Ga Ryung membalas kalau saja dia tak bertemu Gil Dong, pasti Gil Dong bisa menikahi wanita yang sangat cantik. Gil Dong tersenyum sambil berkata, "Sekarang aku adalah kau. Meskipun kita jauh nanti, kau akan tetap ada di hatiku. Aku janji." Aww. Ga Ryung tersenyum. Gil Dong mendekat, lalu mencium Ga Ryung.



Ga Ryung melepaskan kepergian Tim Pencuri. Soobori meminta agar Eomjachi mengecek Ga Ryung sesekali. Sebelum pergi, Gil Dong berjanji kalau dia akan kembali. Mereka pun pergi.

Oke, sebelum sampai ke Hengrok. Tim Pencuri ingin melakukan sesuatu dulu.

Tim Pencuri menghampiri Park Jongju. Soobori yang memimpin. Soobori mengaku kalau dia adalah anggota Sugwidan. Park Jongju terkejut sekaligus senang melihat satu kelompoknya ada di sana.



Park Jongju menjamu Soobori. Dia pun bercerita kalau dia telah mencolok mata pelayannya karena pelayannya itu ingin mencoba belajar membaca (cerita itu sesuai dengan buku yang Il Chung bacakan). Lalu, Park Jongju menunjukkan para pelayannya yang sedang dihukum dengan kejam di balik pintu lain. Tim Pencuri melihatnya ngeri.


Akhirnya, Tim Pencuri yang tadinya menunduk, sekarang mengangkat kepalanya sambil mengeluarkan senjata mereka. Park Jongju sadar dan merasa dibodohi.

Kemudian, Park Jongju diikat seperti pelayannya tadi. Tim Pencuri berkata kalau Park Jongju harusnya bersyukur karena mereka tak mencolok matanya juga, Haha. Park Jongju mengerang marah.  Tim Pencuri pun pergi meninggalkan Park Jongju dengan membawan beberapa karung milik Park Jongju.


Ternyata isi karungnya adalah beras. Tim Pencuri menuangkan beras itu ditengah desa. Tak lama kemudian, para warga pun mulai berdatangan. Mereka sangat senang, lalu mereka berebut untuk mendapatkan beras gratis itu. Tim Pencuri melihat kebahagiaan mereka dari jauh.



Selanjutnya, Tim Pencuri mendekati Gong Bang Il. Dia adalah anggota Sugwidan juga. Bang Il tega memotong tumit anak tidak sahnya (anak selingkuhannya) hanya karena anak itu berjalan di depan anak sahnya. Ck.

Oke, sekarang Keutsae yang memimpin. Dia dijamu oleh Bang Il. Bang Il pun dengan bangga mengaku kalau dia memang telah memotong tumit anaknya. Bahkan Bang Il mengejek anaknya yang berjalan seperti bebek.

Malam itu juga, Tim Pencuri melakukan hal yang sama pada Bang Il. Bang Il tak berkutik. Lalu, Tim Pencuri mengambil beberapa perhiasan milik Bang Il dan memberikannya pada warga setempat (secara sembunyi-sembunyi).


Tim Pencuri berkumpul. Gil Dong menyarankan agar mereka berpencar dan kembali lagi setelah 15 hari. Tim Pencuri sempat protes, tapi Gil Dong meyakinkan mereka. Dan Gil Dong bilang kalau mereka semua akan memakai nama 'Hong Chum Ji'.


Dan ternyata Tim Pencuri memberi pelajaran pada mereka yang telah berbuat jahat. Mungkin mereka itu termasuk kelompok Sugwidan. Tapi yang jelas, orang-orang jahat itu memakai aksesori bola hijau seperti yang Guru Song pakai. Yang lucunya lagi, Tim Pencuri memakai topeng seperti superhero-superhero kebanyakan. Ha.



Semua warga membicarakan Hong Chum Ji. Lucunya, semua warga mendeskripsikan Hong Chum Ji dengan berbeda-beda. Mereka pun berdebat. Haha. Ga Ryung tersenyum mendengarnya. Di dalam rumahnya, ternyata Ga Ryung sedang menulis kisah Hong Chum Ji di bukunya.



Kita ke Istana, Noksu juga membicarakan hal itu pada Raja. Dan sepertinya Noksu udah jadi selir... Noksu juga bilang kalau Hong Chum Ji bisa muncul di lain tempat pada waktu yang sama. Makanya semua warga mengira kalau Hong Chum Ji adalah makhluk ajaib yang bisa berubah wujud. Haha.


Raja tak mempercayai hal itu. Akhirnya Raja memberikan perintah pada petugas untuk menangkap Hong Chum Ji.

Di tempat lain, para menteri protes karena mereka tak pulang gara-gara diminta menyelidiki Hong Chum Ji. Lalu, salah satu menteri mengeluarkan peta yang sudah ditandai tempat-tempat yang didatangi Hong Chum Ji.


Malamnya, Gil Hyeon berpikir keras sambil melihat peta itu. Lalu dia mengeluarkan peta yang waktu itu dia mau tunjukin ke Raja. Ternyata, tempat-tempat yang didatangi Hong Chum Ji sama dengan tempat dimana orang-orang yang menghilang tanpa jejak.



Mata-mata Guru Song juga melaporkan hal yang sama pada Guru Song. Guru Song terkejut. Dia merasa familiar dengan nama-nama korban Hong Chum Ji, lalu dia langsung mengambil buku yang berisi daftar nama. Lalu Guru Song berkata kalau Hong Chum Ji telah mendatangi kelompok Sugwidan satu per satu. Guru Song bertanya-tanya siapa Hong Chum Ji sebenarnya.



BERSAMBUNG ke Ep 19

Komentar :

Aww. Gil Dong nikah sama Ga Ryung! Sepertinya dia udah menerima Ga Ryung sepenuhnya. Ciee. Di sisi lain, Noksu beneran udah berhasil mendapatkan Raja. Meskipun aku yakin dia masih suka sama Gil Dong. Hm.

Oke, kita ke Mori. Itu kejutan baru! Kalau Mori adalah Si Anak Perkasa yang lain. Bedanya, Gil Dong itu disupport sama ayahnya, kalau Mori malah dibenci sama ayahnya. Itulah alasan kenapa ayah Mori berusaha untuk membunuh Mori dari dulu. Sedih sih, ayah sendiri malah begitu.

Oiya, Mori sempet mikirin Ga Ryung. Hm menarik. Aku (masih) berharap kalau dia ngga jahat ke Ga Ryung. The power of love. HAHA. SW-nim, tolong buat itu terjadi!

Soo Hak! Serem betul. Dia sekarang bernafsu untuk menghancurkan Gil Dong. Mampu kah dia?

Dan...aku harap Gil Hyeon segera sadar kalau Hong Chum Ji adalah adiknya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar