Minggu, 09 April 2017

SINOPSIS Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 20

NOW PLAYING : Watch Over You - Alter Bridge

Gil Hyeon akhirnya bertemu dengan adiknya. Di samping itu, Keluarga Hong malah tertangkap. Gil Dong pun memutuskan untuk menyusul mereka dan terpaksa dia harus meninggalkan Ga Ryung sendiri. 



Rebel: Thief Who Stole the People : Episode 20

Episode ini diawali dengan Eomjachi yang mengikuti Gil Hyeon. Setelah jauh dari keramaian, Gil Hyeon berbalik dan langsung mengungkapkan kekecewaannya pada pengkhianatan Eomjachi dulu. Eomjachi terharu kalau pemuda di depannya benar-benar Gil Hyeon. Dia menatap langit sambil berkata, "Amogae, putramu masih hidup."



Gil Hyeon marah mendengar Eomjachi menyebut nama ayahnya. Lalu Eomjachi bilang kalau Gil Dong sedang menunggu Gil Hyeon. Gil Hyeon terkejut dan bertanya keberadaan adiknya. Eomjachi menjelaskan kalau saat ini dia tak mengetahuinya. Gil Hyeon pun marah mengira kalau Eomjachi mau menipu dirinya lagi. Gil Hyeon berkata kalau saat ini dia memakai identitas orang lain dan berbohong pada Raja, jadi lebih baik mereka tak saling kenal. Setelah itu, Gil Hyeon pergi.


Kita loncat ke Keluarga Hong. Yonggae semangat menceritakan kehebatannya ketika melawan penyusup kemarin. Soobori berkata kalau mereka hampir sampai ke Hanyang, dan menyarankan agar Gil Dong segera menemui Ga Ryung. Gil Dong dengan malu-malu setuju. Ha.


Di kamarnya, Ga Ryung sedang menulis cerita karangannya. Tiba-tiba ada suara berisik kecil. Ga Ryung langsung waspada dan mengambil tongkat yang ada di sebelahnya. HAHA.


Ga Ryung keluar sambil mengayunkan tongkatnya, dengan takut dia menyuruh orang itu untuk menampakkan diri. Tak ada reaksi. Bang! Ga Ryung kaget melihat Gil Dong ada di belakangnya. Ga Ryung langsung tersenyum dan memeluk Gil Dong. Ga Ryung masih manggil 'oraboni'. Wk.


Di dalam, Ga Ryung curhat kalau ada banyak yang ingin dia ceritakan pada Gil Dong. Gil Dong menyuruh Ga Ryung cerita apa saja. "Tapi...aku lupa semuanya," jawab Ga Ryung polos. Gil Dong tertawa hambar. HAHA.


Ga Ryung memamerkan buku cerita baru buatannya, lalu meminta Gil Dong untuk membacanya, sementara dia akan mengambil beberapa makanan untuk Gil Dong. Gil Dong dengan halus menolak, tapi Ga Ryung memaksa. Benar saja, ketika Ga Ryung kembali, dia mendapati Gil Dong tengah tertidur. Haha.


Gil Dong terbangun dan melihat Ga Ryung yang sedang membaca buku. Ga Ryung menoleh, lalu menawarkan makanan. Alih-alih Gil Dong malah menarik pinggang Ga Ryung hingga mendekatinya. Ehem. Ga Ryung malu-malu.

Gil Dong mengajak Ga Ryung tiduran di bahunya. Dia mulai curhat kalau dia merasa aneh ketika melihat para petani yang hanya pasrah untuk memenuhi persembahan Raja. Para petani itu tak melawan sedikitpun, itu membuatnya sangat marah sehingga dia melupakan Uh Ri Ni untuk sejenak. Gil Dong berharap bisa bertemu dengan Raja dan bertanya padanya.



Ga Ryung meminta agar Gil Dong tak terlalu memikirkan itu, Gil Dong hanya perlu melanjutkan tugasnya untuk membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan. Gil Dong menghela napas pelan.

Gil Hyeon memberi intruksi pada petugas untuk mendatangi tempat-tempat yang mungkin dikunjungi Hong Chum Ji. Dia sendiri akan ke Younggeonjae. Kita beralih, ternyata Keluarga Hong juga pergi ke tempat yang sama. Yes!


Di tengah jalan, sekelompok petani (atau peternak?) berbondong-bondong pergi ke Departemen Keuangan. Mereka protes karena pihak depkeu telah menaikkan bunga dengan sangat tinggi. Apalagi lembu si petani pada mati karena dibawa paksa&disiksa oleh pihak Depkeu sebagai balasan karena tak bisa membayar bunganya.


Di Kantor, Ketua Depkeu tak peduli mendengar keluhan si petani. Lalu, salah satu temannya membela si petani. Akibatnya, temannya itu dipukul sama petugas sampai mati. Melihat itu, semua petani langsung terdiam.



Parahnya lagi, Si Petani (yang lembunya mati) ini memberi kesaksian palsu pada rakyat. Dia bilang kalau temannya mati karena sedang sakit, bukan karena dipukul oleh petugas. Istri korban histeris mendengar kebohongan si petani. Sigh, gatau diri.


Para warga menggosipkan hal itu. Keluarga Hong yang ada tak jauh dari mereka ikut mendengarkannya. Salah satu warga mengaku curiga kalau itu memang kesaksian palsu, karena si petani ingin mendapat bayaran dari Ketua Depkeu.

Il Chung menjelaskan kalau Depkeu lah yang menyalurkan dana pada Raja. Jadi, sekalipun Petugas Depkeu menghukum orang yang tak mampu bayar, hakim tak bisa berbuat apa-apa.

Il Chung juga bilang kalau Ketua Depkeu adalah salah satu kelompok Sugwidan (kelompok yang anggotanya itu tega membunuh orang yang menentangnya).

Keluarga Hong kini ada di Depkeu. Gil Dong beralasan ingin meminjam sejumlah uang. Gil Dong bertanya bagaimana jika dia tak bisa membayar bunganya nanti? Apakah Ketua Depkeu akan membunuh dan bilang kalau dia mati karena sakit? Ketua Depkeu marah, beraninya Gil Dong mengatakan hal itu padanya.


Gil Dong langsung berbalik dan mencekik Ketua Depkeu. Diikuti Keluarga Hong yang langsung menendang para petugas hingga terjatuh.

Gil Dong bertanya, "Bolehkah aku membunuhmu dan bilang kalau kau mati karena sakit? Seperti yang kau lakukan tadi?" Gil Dong juga mengancam agar Ketua Depkeu mengatakan yang sebenarnya sebelum dia membunuhnya.


Semua saksi mata dan si petani dipanggil kembali. Gil Dong ingin tau kebenarannya. Si Petani ragu, akhirnya Gil Dong mengaku kalau dia Hong Chum Ji. Mendengar itu, Si Petani pun jujur kalau dia terpaksa berbohong karena Ketua Depkeu mengancamnya. Si Petani merasa bersalah pada temannya itu.


Gil Hyeon langsung bergerak ketika mendengar ada sekelompok orang asing di Depkeu. Keluarga Hong pun dikepung oleh pasukan Gil Hyeon dari luar kantor Depkeu. Gil Dong menyarankan agar mereka berpencar, dia mau mengalihkan perhatian prajurit dulu.


Gil Hyeon berlari di atap menjauhi para prajurit. Prajurit langsung mengikutinya.

Di pojokan yang sepi, Gil Hyeon menemukan Gil Dong yang sedang membelakanginya. Gil Hyeon dengan tegas menyuruh Gil Dong untuk menyerahkan diri. Dan jeng jeng.... Gil Dong pun berbalik. Gil Hyeon syok melihat Gil Dong di depannya. Gil Dong juga.


Salah satu prajurit datang, Gil Dong pun langsung kabur. Gil Hyeon mencegah prajurit yang mau mengejar Gil Dong. Gil Hyeon berkata kalau itu bukanlah pelakunya dan menyuruh para prajurit untuk mencari di tempat lain. Prajurit terpaksa mematuhinya, padahal prajurit itu yakin kalau tadi adalah pelakunya.



Setelah para prajurit pergi, Gil Hyeon kembali ke tempat tadi sambil memanggil nama Gil Dong. Tak lama, Gil Dong pun keluar. Gil Hyeon bergetar mendekati Gil Dong. Lalu mereka berpelukan melepas rindu.



Karena mendengar suara prajurit yang mendekat, Gil Hyeon pun menyuruh Gil Dong kabur sebelum tertangkap. Gil Hyeon berjanji kalau dia akan menceritakan semuanya nanti.

Gil Hyeon dan Soo Hak menghadap Raja. Soo Hak memanas-manasi Gil Hyeon yang malah melepas pelaku. Gil Hyeon membela diri kalau itu tidaklah mungkin, lalu dia berjanji lain kali dia segera membawa kepala si pelaku pada Raja. Raja mengangguk setuju.


Di luar, Soo Hak secara tersirat bilang kalau dia dendam pada Gil Hyeon karena Gil Hyeon sudah mengganggunya kemarin (Gil Hyeon pernah ngadu pada Raja kalau Soo Hak telah menyalahgunakan kekuasaannya, akibatnya Soo Hak diturunin jabatannya).

Gil Hyeon tersenyum, lalu berkata kalau dia melaporkan Soo Hak karena Soo Hak memang salah dan dia melepas pencuri itu karena pencuri itu memang tidak mencuri.

Soo Hak bilang kalau Ha Sung (Gil Hyeon) sudah banyak berubah, padahal dulu sampai rela mengkhianati kakeknya sendiri demi mendapat kasih Raja. Gil Hyeon membalas, "Aku memang mengkhianati kakekku, tapi aku tidak pernah mengkhianati jiwaku sendiri. Bagaimana denganmu? Apakah jiwamu masih bersamamu?" Whahaha, Skakmat! Soo Hak terpaku mendengarnya.



Gil Hyeon bertemu Eomjachi, lantas memberi hormat. Malamnya, Eomjachi mengajak Gil Hyeon untuk melihat Ga Ryung. Tapi, Gil Hyeon hanya melihat Ga Ryung dari jauh karena dia belum siap untuk menemuinya. Eomjachi juga menceritakan kegiatan Gil Dong selama ini. Gil Hyeon menangis dan menyesal karena membuat adiknya berjuang sendirian.


Keesokannya, Soo Hak lah yang mengambil alih tugas Gil Hyeon dengan alasan bahwa Raja telah kecewa pada Gil Hyeon. Gil Hyeon tak bisa berbuat apa-apa.

Soo Hak dan para prajurit mulai bertindak. Dia mengeluarkan pengumuman yang berisi, siapapun akan dihukum jika ketahuan membantu Hong Chum Ji. Wajah Keluarga Hong juga terpampang di sana. Semua warga membacanya ngeri. Gil Hyeon melihatnya dari jauh.



Eobsan mengunjungi ayahnya sebentar, tapi Mori melihat mereka. Lalu Eobsan pergi ke hutan, tempat janjian Keluarga Hong kemarin. Di sana cuma ada Soobori. Mori pun langsung menyerang mereka berdua dari belakang hingga pingsan. Oh.

Sedangkan Keluarga Hong yang lain sibuk menghindari para prajurit yang ada dimana-mana.

Salah satu prajurit mengenali Gil Dong dan mulai mengejarnya. Diikuti oleh pasukan lain. Gil Dong dikepung ditengah pasar. Soo Hak menyuruh agar Gil Dong ditangkap.

Gil Dong bersiap-siap sambil menjamin kalau dia tidak akan sampai membunuh para prajurit itu. Gil Dong pun mulai melawan para prajurit yang jumlahnya lumayan banyak. Warga kagum melihat kehebatan Hong Chum Ji. Tepat ketika prajurit berjatuhan, warga membuat celah dan menunjukkan arah untuk Hong Chum Ji kabur. Yes. Setelah Gil Dong lewat, para warga langsung menutup celah tadi sambil menghalangi prajurit yang ingin mengejar Gil Dong. Haha.



Ga Ryung lega ketika mendengar Gil Dong berhasil kabur. Dan secara ngga sadar, Ga Ryung berpapasan dengan Raja! Firasatku jelek nih.

Raja (nyamar) bersama beberapa pengikutnya sedang mendengar gosip terbaru tentang Hong Chum Ji. Semua warga bersemangat menceritakan kehebatan Hong Chum Ji. Ada yang mengira kalau Hong Chum Ji adalah Si Anak Perkasa yang berhasil hidup, tapi sebagian warga tak mempercayai mitos itu. Bahkan ada warga yang bilang kalau dia lebih memilih untuk bertemu Hong Chum Ji dibanding bertemu dengan Raja.

Kita beralih, Guru Song berkata kalau Gil Dong bukanlah seseorang yang bisa ditangkap dengan mudah. Maka, mereka perlu membuatnya untuk datang secara sukarela. Ya, Guru Song ingin memancing Gil Dong dengan menggunakan Soobori dan Eobsan. Nooo.


Raja membenarkan pernyataan Guru Song yang bilang kalau Hong Chum Ji telah mencuri rakyatnya. Guru Song berkata kalau tujuan Hong Chum Ji adalah ingin menghancurkan Joseon. Kemudian Guru Song menceritakan rencananya.


Well, Eomjachi ditangkap. Il Chung, Keutsae, Segul, dan Yonggae ditangkap ketika sedang menunggu anggota lain di hutan. Semua gisaeng yang ada di Hwalbinjeong juga ditangkap.



Ga Ryung terus berdoa. Tak lama, Gil Dong pun datang. Di dalam, Gil Dong memuji masakan Ga Ryung. Ga Ryung tersenyum.

Ga Ryung menyinggung tentang Keluarga Hong yang tertangkap. Gil Dong pun mendekati Ga Ryung. Dia menenangkan Ga Ryung dan memastikan kalau dia akan membawa kembali Keluarga Hong. Ga Ryung sangat khawatir, tapi dia tetap mengangguk sambil menahan tangisnya.



Ga Ryung melepas kepergian Gil Dong. Gil Dong berjanji kalau dia segera kembali. Ga Ryung tersenyum sambil mengangguk paham. Setelah Gil Dong menjauh, Ga Ryung menangis sejadi-jadinya. You and me both.



Gil Hyeon bolak-balik tak tenang. Dia lega ketika melihat Gil Dong. Gil Hyeon mengaku kalau dia sudah menyediakan perahu menuju Ming. Gil Dong menolak dan menjelaskan kalau dia akan menyerahkan diri. Gil Dong berkata kalau ada sesuatu yang perlu Gil Hyeon lakukan.


Kita belum dikasih tau apa itu, sekarang beralih ke Istana. Soo Hak mengaku kalau dia telah menangkap semua pengikut Pencuri Hong, kecuali Pencuri Hong itu sendiri. Raja bertanya apa gunanya semua itu jika mereka tidak menangkap pemimpinnya? Raja menghela napas.


Tiba-tiba Park Ha Sung (Gil Hyeon) masuk dan berkata kalau dia telah menangkap pemimpinnya. Raja kagum pada Gil Hyeon.


Gil Dong digiring prajurit. Ok Ran dan Gadis Cerewet melihatnya. Ok Ran mengaku kalau entah mengapa dia merasa kasian pada Pencuri Hong. Gadis Cerewet malah berkata ngapain kasian pada orang seperti itu? Baru beberapa langkah berjalan, Gadis Cerewet kembali melihat Gil Dong dan mengaku kalau dia merasa familiar dengan wajah Gil Dong. Wohooo.



Mereka berdua menemui Noksu yang sedang berdandan. Wolhamae memarahi mereka karena datang terlambat. Mereka berdua pun jujur kalau mereka keasikan melihat Pencuri Hong yang baru saja ditangkap. Gadis Cerewet juga menceritakan rumor yang mengatakan kalau Pencuri Hong adalah Si Anak Perkasa.

Jleb. Noksu berhenti sesaat. Kemudian Noksu bergegas keluar dan dia sangat syok ketika Gil Dong melewatinya. Tapi, Gil Dong tak menyadari keberadaan Noksu.



Raja datang. Gil Hyeon segera menyuruh Gil Dong mengaku. Gil Dong pun mengaku tanpa ragu. Dia lah Pencuri Hong itu. Hong Gil Dong. Raja menatap tajam Gil Dong.




BERSAMBUNG ke Ep 21

Komentar :

Yes, pertempuran sebenarnya akan dimulai! Yuhu~

Pertama-tama, aku suka cara Gil Dong yang meminta Gil Hyeon untuk pura-pura menangkapnya. Salah satu keuntungan yang paling mencolok adalah rasa percaya Raja pada Gil Hyeon akan meningkat.

Kedua, aku harap SW-nim segera ngasih tau mana Uh Ri Ni yang sebenarnya. Aku tetep merasa kalo Gadis Pendiam lah Uh Ri Ni itu, karena ku pikir Jung Da-bin lebih terkenal, haha. Aku mikir, Si Gadis Cerewet ngerasa familiar, mungkin dulu dia pernah ditolongin Gil Dong. Tapi, aku bingung kenapa keduanya ngga ada yang mengenali Gil Dong pas ngeliat tadi... Yakali Uh Ri Ni amnesia? Atau ptsd? Hm.


Ketiga, aku takuuuuut yang tadi adalah tanda perpisahan Ga Ryung dan Gil Dong. Ngeliat sedihnya Ga Ryung tadi, itu menyakitkan *apasih*. Serius, apalagi Ga Ryung berpapasan dengan Raja. Curiga kalau mereka akan bertemu di lain waktu. Oiya, Sampai sekarang kita belum tau asal marga SONG yang nempel di nama Ga Ryung itu dari mana. Hm, SONG Ga Ryung. SONG Do Hwan? Oh no, aku ngga setuju kalo seandainya mereka punya hubungan.


10 episod lagi! Aku harap semua teka-tekinya terjawab semua. Wk.

Btw, nyari lagu yang kemarin Jung Da-bin nyanyiin ngga ketemu ketemu.-.

PS. Sinopsis selanjutnya akan diposting sangat terlambat.

2 komentar:

  1. Sinopsis dan komentar.a bagus mba, lanjut terus nulisnya 😊

    FINGHTING ✊✊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya. kamu sudah bisa melihat sinopsis selanjutnya ;)

      Hapus